Mojokerto, 26 Juni 2025 — Sebanyak 28 sekolah resmi dikukuhkan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Mojokerto dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Sabha Mandala Madya, Kamis (26/6). Dalam kesempatan tersebut, 12 sekolah juga menerima sertifikat SSK dengan kriteria Paripurna, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam menyelenggarakan pendidikan kependudukan secara komprehensif di lingkungan satuan pendidikan.
Salah satu sekolah yang memperoleh penghargaan SSK Paripurna adalah MAN Kota Mojokerto. Penghargaan diserahkan langsung kepada Kepala MAN Kota Mojokerto, Abd. Salam, yang hadir mewakili lembaga. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kontribusi MAN Kota Mojokerto dalam membentuk generasi muda yang sadar akan isu-isu kependudukan melalui integrasi dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.
Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Mojokerto menyampaikan bahwa program SSK merupakan upaya strategis dalam menanamkan nilai-nilai kependudukan sejak dini kepada pelajar. “Melalui SSK, kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran demografis, peduli terhadap isu-isu sosial, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” ujarnya.
Selain pengukuhan dan pemberian sertifikat, acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung program kependudukan tingkat kota. Apresiasi tersebut diharapkan mampu mendorong semangat sekolah lain untuk turut serta menciptakan lingkungan pendidikan yang responsif terhadap tantangan kependudukan di masa depan.
Dengan diraihnya predikat Paripurna, MAN Kota Mojokerto diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lain dalam mengembangkan praktik pendidikan kependudukan yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. (Tim Humas)







