MAN Kota Mojokerto menyelenggarakan acara penutupan Pondok Ramadhan 1447 H sekaligus buka bersama di kompleks madrasah, dengan diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat dan khidmat. Kegiatan yang merupakan puncak dari rangkaian acara Pondok Ramadhan (2–13 Maret 2026) ini diisi dengan berbagai agenda yang sarat akan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.
Mengusung tema “Sucikan Diri, Bersihkan Hati, Tanamkan Jiwa Qur’ani”, penutupan tahun ini menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk menyimpulkan hasil pembelajaran dan ibadah selama bulan suci Ramadhan. Acara dimulai pada pukul 14.00 dengan absensi peserta, diikuti sholat Ashar bersama pada pukul 15.00. Setelah itu, dilakukan doa bersama sekaligus pembagian zakat, infak, dan shodaqoh sebagai bentuk pengamalan nilai sosial keagamaan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penampilan banjari yang menghidupkan suasana, sebelum memasuki sesi pembukaan pada pukul 15.55. Tahapan berikutnya mencakup pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, sambutan dari panitia zakat, serta sambutan dan pidato penutupan dari Kepala Madrasah yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menjadikan kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini sukses berjalan.
Pada sesi selanjutnya, dilakukan pengumuman dan pembagian hadiah bagi peserta yang berprestasi, diikuti dengan sesi “Mutiara Ramadhan” dan ngaji bersama surat Ad-Dhuha hingga An-Nas. Acara kemudian ditutup dengan doa khatmil Qur’an, sebelum seluruh peserta menikmati takjil bersama dan melaksanakan sholat Maghrib. Puncak acara berupa buka bersama yang diadakan pada pukul 18.00, setelah itu peserta pulang dengan membawa banyak pelajaran dan kenangan indah.
Melalui penutupan Pondok Ramadhan kali ini, MAN Kota Mojokerto berharap para peserta tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebersamaan dan kekhidmatan yang terlihat selama acara menjadi bukti bahwa Pondok Ramadhan telah berhasil membentuk generasi muda yang lebih dekat dengan agama dan sesama.
Dengan terselenggaranya penutupan Pondok Ramadhan 1447 H, MAN Kota Mojokerto tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan program pendidikan keagamaan yang mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, dan berjiwa Qur’ani. (jurnalis MANTA)














