Mojokerto, 28 Oktober 2024 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani. Pada tanggal 28-30 Oktober 2024, sekolah ini menggelar Pendidikan dan Pelatihan Ustadz dan Ustadzah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Metode Yanbu’a. Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN Kota Mojokerto ini diikuti oleh 61 siswa kelas 12.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan keterampilan mengajar Al-Qur’an menggunakan metode Yanbu’a yang efektif. Hadir sebagai pembina dalam kegiatan ini adalah Muh. Jauhari dan Zainul Asrori, dua tokoh yang sangat berpengalaman dalam metode Yanbu’a di Kabupaten dan Kota Mojokerto.
Selama tiga hari, mulai tanggal 28 -30 Oktober 2024 para peserta diberikan materi yang mendalam mengenai teknik-teknik mengaji, menghafal Al-Qur’an, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak-anak TPQ. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung apa yang telah dipelajari.
“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang Al-Qur’an,” ujar Abd.Salam, selaku kepala madrasah.
Pelatihan ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Antusiasme para peserta sangat tinggi, terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap sesi. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kota Mojokerto. (Jurnalis MANTA/FA)








