Mojokerto — Bukan sekadar datang dan ambil bagian. MAN Kota Mojokerto pulang dari ajang Expo Nasional dan Rapat Kerja Kepala dan Guru Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Nasional (EXTRANAS) ke-8 dengan membawa sederet prestasi. Lima penghargaan berhasil dikoleksi siswa madrasah keterampilan tersebut dalam ajang yang digelar di Lamongan selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 10–12 September 2026.
Keikutsertaan MAN Kota Mojokerto dalam EXTRANAS 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan kreativitas dan keterampilan peserta didik di tengah persaingan antarmadrasah. Berbagai kompetensi yang selama ini dikembangkan melalui program madrasah keterampilan dibuktikan dalam sejumlah cabang lomba.
Hasilnya pun menggembirakan. MAN Kota Mojokerto berhasil meraih Juara 2 Business Plan, Best Technique dalam Lomba Draping, serta Best Creative dalam Lomba Desain. Tim lomba drapping digawangi oleh Rahma Dwi Hapsari dan Nanda Dwi Zahira Kelas XII F-5 serta Jelita Putri Yusdaniar Kelas XII F-4. Sedangkan untuk lomba bisnis plan, dimonitori oleh Arini Fadlillah Fitriani Kelas XII F-3 dan Tertia Inggrid Candraningtyas Kelas XII F-3.
Prestasi lainnya datang dari bidang multimedia. Tim MAN Kota Mojokerto berhasil mengamankan Medali Perak Lomba Video Profil. Tak hanya dari arena perlombaan, kreativitas siswa juga mendapat apresiasi melalui penghargaan Stand Kategori Terunik.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterampilan peserta didik MAN Kota Mojokerto tidak berhenti pada pembelajaran di ruang kelas. Ide, kreativitas, kemampuan teknis, hingga keberanian mempresentasikan karya mendapat ruang untuk berkembang dan diuji dalam kompetisi tingkat nasional.
EXTRANAS ke-8 sendiri menjadi ajang bertemunya berbagai potensi ekstrakurikuler dan keterampilan dari madrasah. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga melalui interaksi, pertukaran ide, serta apresiasi terhadap karya dan inovasi peserta lainnya.
Bagi MAN Kota Mojokerto, capaian tersebut menjadi tambahan energi untuk terus memperkuat identitas sebagai madrasah keterampilan. Prestasi yang diraih juga menjadi cerminan kerja keras siswa dan pendamping dalam mengolah potensi menjadi karya yang mampu bersaing.
Lima penghargaan dari EXTRANAS ke-8 menjadi catatan manis bagi MAN Kota Mojokerto. Bukan hanya soal piala dan medali, tetapi tentang keberanian siswa untuk berkarya, berkompetisi, dan membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan talenta-talenta kreatif yang siap bersaing. (Tim Humas)











