MAN Kota Mojokerto menggelar haflah pelepasan kelas 12 di Hotel Ayola, Sunrise Mall. Acara yang digelar pada hari Sabtu (02/05/2026) ini merupakan pelepasan bagi angkatan ke-26. Kegiatan berlangsung dengan dipimpin oleh dua MC yakni Cinta Bella dan Irfan. Keduanya merupakan alumni siswa-siswi MAN Kota Mojokerto. Diselingan acara terdapat juga MC tiga bahasa yang dibawakan oleh Safa Keyla, Sifa, dan Sunny.
Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa-siswi kelas 10 yakni, Muhammad Abdillah Kamil dan Sayidah Maulidiyah Aisyah. Dilanjut dengan rangkaian nyanyian yang dibawakan oleh anggota paduan suara MAN Kota Mojokerto diantarnya, lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, dan Hymne Guru. Agenda selanjutnya yakni tarian Cucuk Lampa yang dibawakan oleh anggota ekskul tari. Dan dilanjutkan janji alumni yang dipimpin oleh Ragil Oktafian XII-F1 serta penyerahan kembali siswa kepada wali murid, berurutan dari kelas 12 F1 hingga F7 sekaligus foto bersama.
Agenda selanjutnya yakni sambutan dari Kepala Kantor Kemenag, Abdul Wahid. Abdul menuturkan, “2 hal yang harus dihindari jika ingin sukses, yang pertama setelah sholat ashar tidak boleh tidur, dan yang kedua setelah subuh juga tidak boleh tidur. Manfaakan kelebihan dalam diri, dan selalu berperilaku jujur, karena orang yang dasarnya jujur maka akan berpeluang besar lancar mendapatkan pekerjaan. Dan satu yang penting, selalu silaturahmi dengan guru”.
Rangkaian selanjutnya yakni Tahfidzul Qur’an yang dibawakan 3 orang siswa yakni Unggul, Muhajir, dan Faramita Omera. Dilanjut juga dengan pengumuman siswa-siswi berprestasi dan yang masuk PTN.
Rangkaian yang terakhir yakni sambutan-sambutan dari wakil murid yakni Kirana Istifadatun XII-F1, ada juga dari wakil wali murid yakni Kartika Hevindayanti, dan yang terakhir dari kepala madrasah yakni Abdul Salam.
Selesai sudah haflah pelepasan kelas 12 tahun 2026. Begitu banyak kenangan yang telah terukir dalam memori masing-masing siswa maupun guru. Namun ini bukanlah akhir, melainkan awal menuju fase kehidupan yang sebenarnya. Harapannya dengan adanya perpisahan ini, para siswa-siswi yang lulus akan selalu mengingat almamaternya dan bangga akan identitasnya sebagai alumni MAN Kota Mojokerto.(jurnalis MANTA)
















