Surabaya, 2 Agustus 2026 – Sebanyak 10.448 pegawai Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengikuti kegiatan Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang diselenggarakan secara serentak pada Minggu (2/8). Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia, Masjid Istiqlal Jakarta, dan Pimpinan Pusat Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PPIPIM)sebagai rangkaian menuju penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026. Salah satu satuan kerja yang menunjukkan komitmen penuh dalam kegiatan tersebut adalah MAN Kota Mojokerto.
Seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik) MAN Kota Mojokerto hadir secara penuh mengikuti rangkaian Istighatsah dan Tabligh Akbar sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026. Kehadiran penuh ini menjadi wujud semangat kebersamaan keluarga besar madrasah dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, moderasi beragama, serta mendukung peran masjid sebagai pusat harmoni, diplomasi keagamaan, dan perdamaian global sebagaimana diusung dalam agenda menuju IGIC 2026.
Mengusung semangat memperkuat harmoni, diplomasi keagamaan, dan perdamaian dunia, kegiatan diisi dengan Istighatsah serta Tabligh Akbar yang dipimpin langsung oleh Nasaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Melalui siaran yang diikuti secara luas oleh jajaran Kementerian Agama di berbagai daerah, para peserta larut dalam doa bersama, zikir, serta tausiyah yang meneguhkan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, persatuan, dan penyebaran nilai-nilai Islam yang damai. Nasaruddin Umar.
Dalam tausiyahnya, Nasaruddin Umar mengajak seluruh insan Kementerian Agama untuk terus memperkuat peran masjid sebagai ruang pembinaan umat yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, imam dan pengelola masjid tidak hanya bertugas memimpin ibadah, tetapi juga menjadi penggerak harmoni sosial, moderasi beragama, serta diplomasi perdamaian di tingkat global. Pesan tersebut menjadi bagian dari visi besar IGIC 2026 yang akan mempertemukan para imam dan tokoh agama dari berbagai negara dalam membangun jejaring kepemimpinan keagamaan dunia.
Partisipasi 10.448 pegawai Kementerian Agama Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung agenda nasional tersebut.
Kehadiran ribuan aparatur sipil negara Kementerian Agama menjadi wujud kesiapan Jawa Timur untuk turut menguatkan gerakan spiritual sekaligus menyukseskan penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang mengangkat tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace.” Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat ukhuwah, penguatan moderasi beragama, serta nilai-nilai perdamaian yang dibangun dari masjid dapat semakin mengakar di tengah masyarakat. Bridging to IGIC 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan peran Indonesia sebagai pelopor diplomasi keagamaan dan pusat lahirnya gagasan-gagasan strategis bagi terciptanya harmoni serta perdamaian dunia. (tim humas)











